Otentik Konkret HUT ke-270 Kota Yogya, Hadirkan 7 Event Unggulan hingga Diskon Belanja di 8 Mall

YOGYAKARTA – Kota Yogyakarta bersiap menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung selama September hingga Oktober 2026. Mengusung tema “Otentik Konkret”, perayaan tahun ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat jati diri Kota Yogyakarta melalui berbagai kegiatan dan karya nyata yang dapat dirasakan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Yogyakarta menyiapkan rangkaian event unggulan, event pendukung, hingga berbagai kegiatan road to HUT ke-270 yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, perguruan tinggi, hingga berbagai pihak dalam ekosistem ekonomi kreatif.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan tema “Otentik Konkret” menjadi landasan dalam penyelenggaraan HUT ke-270. Menurutnya, konsep tersebut diarahkan untuk semakin mengangkat berbagai hal yang menjadi ciri khas Kota Yogyakarta sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Tema Otentik Konkret ini sangat tepat, karena berbicara tentang jati diri Yogyakarta. Dan konkret itu bicara tentang bagaimana jati diri itu bisa diwujudkan dalam bentuk gerak dan karya yang akhirnya bisa bermanfaat bagi kita semua,” ujar Hasto dalam jumpa pers rangkaian kegiatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Senin (7/9/2026).

Tujuh Event Unggulan Meriahkan Oktober

Sebanyak tujuh event unggulan disiapkan untuk memeriahkan HUT ke-270 Kota Yogyakarta pada Oktober 2026. Rangkaian tersebut meliputi Yk Festisale, Simfoni 1001 Pembatik di Malioboro, Sarkemfest, Wayang Jogja Night Carnival (WJNC), Kustomfest, serta Otentik City Rally.

Salah satu kegiatan yang turut menjadi penggerak aktivitas ekonomi adalah Yk Festisale. Program ini menghadirkan berbagai promo dan diskon dengan melibatkan sektor perdagangan, UMKM, ritel, hotel, serta pelaku usaha lainnya.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung dalam rentang waktu panjang tersebut juga menjadi strategi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperpanjang length of stay di Kota Yogyakarta.

“Kenapa kita membuat tujuh event unggulan, pendukung dan road to karena kita ingin memperbanyak pengunjung di Yogya. Kita ingin supaya length of stay orang yang ke Yogya lebih panjang. Maka kemudian kita coba event-nya tidak hanya sehari, tapi selama satu bulan,” jelas Hasto.

WJNC Hadir Lebih Panjang di Malioboro

Salah satu perbedaan pada perayaan HUT ke-270 tahun ini adalah pelaksanaan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) pada 7 Oktober 2026. Jika sebelumnya berpusat di kawasan Tugu Yogyakarta, tahun ini WJNC akan digelar dengan rute yang lebih panjang, mulai dari kawasan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer.

Perubahan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati pertunjukan sekaligus mengantisipasi kepadatan penonton seperti yang terjadi pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

“Malioboro adalah tempat yang paling top dan interest publik. Makanya sebetulnya kami menghormati pengunjung Malioboro, tidak repot-repot saat WJNC,” kata Hasto.

Kolaborasi APPBI DPD DIY, 8 Mall Hadirkan Promo Spesial HUT ke-270

Semarak HUT ke-270 Kota Yogyakarta juga merambah sektor pusat perbelanjaan. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DIY turut berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta melalui partisipasi 8 mall di Yogyakarta diantaranya Plaza Ambarrukmo, Pakuwon mall, Galeria mall, Plaza Malioboro, Lippo Plaza Jogja, malioboro mall, Jogja City mall, & Sleman City hall dalam menghadirkan program promo dan diskon khusus bagi masyarakat.

Menariknya, program tersebut mengangkat angka yang merepresentasikan momentum HUT ke-270 Kota Yogyakarta, yakni 7, 27, dan 70. Angka tersebut diterjemahkan menjadi berbagai penawaran menarik berupa diskon 7%, 27%, hingga 70% di sejumlah tenant yang berpartisipasi di masing-masing pusat perbelanjaan.

Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk dukungan industri pusat perbelanjaan terhadap semarak HUT Kota Yogyakarta sekaligus upaya untuk mendorong aktivitas perdagangan dan ekonomi masyarakat selama periode perayaan.

Program promo di 8 mall tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pengalaman masyarakat dalam merayakan HUT ke-270, sekaligus mengajak warga dan wisatawan untuk menikmati berbagai pilihan kuliner, fesyen, hiburan, serta kebutuhan lainnya di pusat-pusat perbelanjaan Yogyakarta.

Kehadiran program diskon tersebut juga memperkuat semangat Otentik Konkret, di mana perayaan HUT Kota Yogyakarta tidak hanya hadir melalui rangkaian acara, tetapi diwujudkan dalam manfaat konkret yang dapat langsung dirasakan masyarakat.

Kolaborasi Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kota

Semarak HUT ke-270 Kota Yogyakarta juga diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai mitra, mulai dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin), PT Kereta Api Indonesia (KAI), pelaku ritel, hotel, hingga pelaku usaha lainnya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengajak para pelaku usaha dan sektor pariwisata untuk turut berpartisipasi dalam perayaan tersebut. APRINDO dan PHRI menjadi bagian dari pihak yang mendukung rangkaian HUT ke-270, termasuk melalui program promo dan diskon.

“Kalau tahun lalu kita fokus hanya ke acara WJNC tanggal tujuh dengan acara pendukungnya tanggal satu sampai tujuh Oktober. Kalau tahun ini kita ingin yang membedakan adalah kita bikin selama satu bulan penuh akan ada kegiatan pendukung dan road to HUT Kota Yogya,” tutur Wawan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih luas sekaligus memberikan pengalaman yang lebih beragam bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

20 Event Pendukung dan 9 Event Road to HUT

Tidak hanya tujuh event unggulan, sepanjang Oktober juga akan hadir 20 event pendukung, di antaranya Ekspo Karya Pemuda, Karnaval Pelajar, Jogja Harmoni, Festival Layanan Publik, Setu Sinau, SMEXPO, Ruang Masyarakat Ketemu (Rumaket), Malioboro Coffee Night, Festival Warga Kota YK, Peringatan Serbuan Kotabaru, Harmoni Sor Pelem, Lomba Mural Pelajar, Charity Riding, Festival Inovasi Jogja, 270 Otentik Running, Jogja Innovation Festival, Jogja 9 Ball Competition, Bakpia Day, Jogja Golf Tournament, serta Youth and Innovation.

Sementara itu, pada September terdapat sembilan event road to HUT ke-270, yaitu Jogja Coffee Week, Festival Warga Kota YK, Festival Kebudayaan Yogyakarta, Semarak Hari Kunjung Perpustakaan, KAI Mini Fair, Uji Emisi, Lomba Kebersihan Kampung dan Kebersihan Sungai, serta Karnaval Pelajar.

Berbagai rangkaian tersebut menunjukkan bahwa perayaan HUT Kota Yogyakarta tidak hanya berpusat pada satu momentum, tetapi dirancang menjadi rangkaian aktivitas yang berlangsung selama dua bulan.

Diskon Belanja Meriahkan HUT Kota Yogyakarta

Sektor perdagangan dan pariwisata turut mengambil bagian dalam perayaan HUT ke-270. Para pelaku ritel di Yogyakarta berkomitmen menghadirkan berbagai program promo dan diskon sebagai bagian dari Yk Festisale.

Ketua Umum APRINDO DIY, Aditya Suryadinata, menyampaikan bahwa pelaku ritel nasional di Yogyakarta siap memberikan dukungan melalui berbagai program diskon selama periode perayaan.

“Yang pasti tidak semua produk di satu toko diskon. Tapi ada beberapa produk yang pasti kami support untuk ulang tahun Kota Jogja dalam waktu satu bulan,” ujarnya.

Selain sektor ritel, hotel-hotel anggota PHRI juga turut berpartisipasi. Pada puncak HUT Kota Yogyakarta, 7 Oktober, hotel anggota PHRI akan menyediakan menu khas Yogyakarta untuk sarapan, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan kuliner lokal kepada masyarakat dan wisatawan.

Menghidupkan Ekosistem Kota melalui Kolaborasi

Rangkaian HUT ke-270 Kota Yogyakarta pada akhirnya bukan hanya tentang perayaan ulang tahun, tetapi juga tentang bagaimana identitas kota diwujudkan melalui aktivitas yang nyata.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Yogyakarta, Kadri Renggono, menyebut tujuh event unggulan mencerminkan semangat Pentahelix dalam ekosistem ekonomi kreatif yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, perguruan tinggi, dan komunitas.

“Ini yang kita perlihatkan, karena semuanya harus berjalan bersama-sama,” ucap Kadri.

Dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak September hingga Oktober, HUT ke-270 Kota Yogyakarta diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat identitas kota, memperluas kolaborasi, sekaligus mendorong geliat pariwisata dan ekonomi masyarakat melalui berbagai karya dan kegiatan yang otentik serta konkret.

Share The Post:

WhatsApp
Facebook
X
Telegram

Other Press Release